diary 2 januari



kami kalah dalam pemilihan ketua bem fakultas ushuluddin, filsafat dan politik. mungkin ada hal-hal tertentu yang membuatku sangat kecewa, karena tidak dapat melakukan banyak hal untuk pemenangan ardi. saya melihat titik kelemahan kita pada tidak adanya determinasi antar kelompok kami.
mengecewakan tapi inilah yang terjadi. teringat dengan 2 tahun yang lalu. teman-temanku juga mengalami kekalahan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam menjaga amanah. satu hal yang dapat kupetik saat ini, kekalahan harus selalu diperbaiki. saya akan usahakan tahun depan kami akan menang melawan siapa saja.
hari ini saya sangat kecapean, bagaimana tidak, saya hanya sejam saja istirahatnya. sungguh saya selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik yang saya mampu. meskipun tidak ada lagi yang mau membantu saya, saya akan buktikan kepada orang-orang itu kalau saya mampu membagikan kemanfaatan pada siapapun.
banyak pelajaran yang bisa saya petik dari semua kejadian-kejadian hari ini. tangan ini melambaikan tangannya untuk menuliskan sejarah-sejarah perjuanganku semasa kuliah.
setelah kami kalah dalam pemilihan kali ini, saya langsung mengumpulkan teman-teman yang lain untuk mengevaluasi apa yang di dapatkan pada teman-teman kami. terlepas kesedihan ini merasuki hati. saya selalu berusaha agar teman-temanku tidak merasakan kesedihan yang mendalam.
melihat senyum mereka membuatku senang. seolah mereka tidak mengalami kekecewaan. heeee. lucu juga melihat raut muka yang kecewa karena kumengingat kekalahan 2 tahun lalu.
setelah ini saya harus membuat teman-teman yang lain akur. ini adalah tugas terakhirku untuk menceritakan semua yang telah saya lakukan.
entong ingat..!
kamu sudah memberikan yang terbaik, kalau kalah berarti ada yang tidak sempat kamu jangkau. pelajari setiap langkah-langkah yang selama ini kamu lakukan. upayakan terus agar kamu bisa menjadi yang lebih baik dan selalu mau bermanfaat untuk orang lain. jika sekiranya kamu tidak bisa mendapatkan pelajaran itu maka kamu tidak akan pernah menang dalam pemilihan, bahkan dalam hidup. jadilah pemenang dan mendahulukan semua yang terbaik. ingat pula... akhlak harus kamu dahulukan dalam politik.

0 Komentar